Scroll untuk baca artikel
KemasyarakatanPapua TerkiniReligi

BKMT Mimika Gelar Buka Puasa sekaligus Santuni Anak Yatim,  John Rettob : Berlomba-lomba Kita Berbuat Kebaikan

66
×

BKMT Mimika Gelar Buka Puasa sekaligus Santuni Anak Yatim,  John Rettob : Berlomba-lomba Kita Berbuat Kebaikan

Sebarkan artikel ini
Plt Bupati Mimika saat Foto bersama dengan Ketua MUI, Ketua DMI Anggota DPRD serta Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) se- Kabupaten Mimika, Senin, (10/4/2023)

TIMIKA, (torangbisa.com) – Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Mimika menggelar acara puasa bersama di gedung Horison Diana, Jalan Budi Utomo Timika, Papua Tengah, Senin (10/4).

Acara bertajuk Ramadhan Kareem BKMT Share In Love Ifthar Togheter tersebut dihadiri Plt Bupati Mimika Johannes Rettob, Anggota DPRD, DMI, ketua PCNU dan badan majelis yang tersebar di wilayah Mimika.

Adapun tema kegiatan mendekatkan hati, tebar kebaikan, menjalin silaturahmi, raih cinta hiahi. Acara dibuka Hj Ruslan dengan membacakan Kalam Ilahi.

Drh. Sabelina Fitriani selaku ketua BKMT Mimika dalam sambutannya menyampaikan bulan ramadhan adalah bulan yang penuh rahmat dan ampunan.

“Pada acara kali ini selain buka puasa bersama juga dilakukan pemberian santunan kepada anak yatim dan dhuafa, ini kegiatan rutin setiap tahun sebagai bentuk kepedulian,” ucap drh. Sabelina.

Selain anak yatim dari umat muslim, santunan juga diberikan kepada yayasan kristen santa susana. “Total ada 56 orang dengan nilai masing-masing Rp 500 ribu untuk pemberian bantuan,” papar Sabelina.

Dalam rangkaian acara juga diberikan penghargaan kepada beberapa BKMT Mimika di Tahun 2022 karena keaktifannya dalam setiap kegiatan juga tertib administrasi: MT Annida, Rahmatunnisa, Al-Kaffah, Al-Fatah, Nurul Janah, dan An-Nur SP2.

Berikut memberikan nasi kotak diluar kota Timika, SP5,6,7, Pomako dan Pondok Amor.

Kegiatan diharapkan mencatatkan amal, mempererat tali silaturahmi antar semua umat sehingga BKMT dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Mimika.

Sementara Plt Bupati Mimika Johannes Rettob dalam sambutannya mengatakan, mewakili Pemerintah Daerah dirinya menyambut baik dan memberikan apresiasi atas terselenggaranya acara tersebut. Selain memberikan banyak manfaat terutama bagi anak yatim dan dhuafa juga membangun silaturahmi dan kebersamaan.

“Buka puasa bersama ini sangat penting bagi kita dalam meningkatkan hubungan silaturahmi. Apalagi ditandai dengan penyerahan santunan untuk anak yatim piatu dan para dhuafa saat menjelang tibanya hari raya Idul Fitri,” ungkapnya.

Dikatakan, bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh rahmat, berkah dan pengampunan. Allah menjadikan bulan Ramadhan sebagai bulan pembaharuan akhlak, momen yang tepat untuk melatih dan mengembalikan kesadaran diri, kembali kepada fitrah manusia yang sensitif dan peka terhadap dirinya sendiri dan lingkungannya. Ramadhan mengajarkan nilai-nilai ibadah sehingga terwujud keseimbangan antara cinta kepada Allah dan cinta kepada manusia.

“Melalui momentum Ramadhan ini, saya menghimbau kita semua untuk terus menjaga kerukunan umat beragama di kabupaten Mimika, mengutamakan persatuan dan kesatuan serta menghormati kemajemukan dalam bingkai bhineka tunggal ika, bahwa Mimika adalah rumah kita bersama,” ajaknya.

Bupati JR mengucapkan terimakasih kepada BKMT yang telah mengundang anak-anak yatim di bulan Ramadhan ini untuk bisa berbagi rejeki.

“Jangan sampai adik-adik ini menjadi orang yang minder sebagai anak yatim, tapi jadilah anak-anak yang berani tampil, berani jaga diri mampu menjadi anak-anak yang melebihi dari rekan-rekan adik sekalian. Karena adik-adik inilah yang mampu menerangi dunia, dan saya meyakini bahwa adik-adik ini mampu bersinar karena anda.
Semua didik oleh ilmu-ilmu agama. Kita bisa melihat dunia yang modern saat ini banyak terjadi kekerasan anak-anak bahkan kekerasan seksual ini karena anak-anak atau remaja-remaja yang tidak mendapat pendidikan agama yang memadai,” tuturnya.

JR juga mengajak semua yang hadir untuk berlomba berbuat kebajikan. “Apalagi kita bisa menyantuni anak yatim itu sudah luar biasa. Jika kita tidak ingin disebut sebagai orang yang mendustai agama, hendaknya kita jangan menghardik anak yatim, dan semestinya kita memberikan makan kepada orang- orang miskin. Melalui momen yang penuh berkah ini, kami berharap dengan pemberian santunan ini dapat membantu sedikit masalah ekonomi yang dihadapi para anak yatim-piatu dan kaum dhuafa. Serta kita jadikan kegiatan ini sebagai media silaturahim kita kepada masyarakat, serta memberikan dampak positif bagi sang anak, terutama membentuk mental dan spiritual yang lebih baik,” ujarnya.

Acara ditutup dengan lagu yang diciptakan Plt Bupati Johannes Rettob dengan judul Mimika Rumah Kita kemudian penyerahan bantuan kepada anak yatim dan dhuafa.

Untuk diketahui, ada 72 majelis taklim yang beranggotakan 50 orang untuk setiap majelisnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *