Info TNIPapua Terkini

Satgas TNI Tangkap Matianus Marsani Anggota KST di Intan Jaya

21
×

Satgas TNI Tangkap Matianus Marsani Anggota KST di Intan Jaya

Sebarkan artikel ini
Kelompok Separatis Teroris (KST) Papua, Matianus Marsani saat ditangkap oleh Satgas TNI

INTAN, (torangbisa.com) – Satgas Yonif PR 330/TD berhasil menangkap satu anggota Kelompok Separatis Teroris (KST) Papua, Matianus Marsani, yang terindikasi akan melakukan penyerangan terhadap aparat keamanan di kampung Kumbala Gupa, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, Kamis (14/9/2023).

Kronologi penangkapan anggota KST Intan Jaya, Matianus Marsani, bermula ketika Tim Waltis yang dipimpin Dansatgas Pamtas Mobile Yonif PR 330/TD, Mayor Inf. Edy Pungky Irawanto, dengan kekuatan 10 orang, setelah melaksanakan patroli meneruskan perjalanan kembali ke Pos Kotis Mamba, Rabu (13/9/2023).

Rombongan Tim Waltis tiba di jalan Trans Sugapa tepatnya di atas SDN Bilogai, terlihat 2 Orang Tidak di Kenal (OTK) dengan jarak 60 Meter sedang melakukan kegiatan mencurigakan, dengan indikasi akan melakukan percobaan penyerangan terhadap aparat.

Ketika Personel Waltis berupaya mengidentifikasi kegiatan 2 OTK tersebut, salah satu OTK tiba-tiba melarikan diri dengan meloncati pagar Sekolah.
“Jadi, anggota Satgas YPR 330 /TD yang berada di Mobil segera bereaksi dengan melakukan 2 kali tembakan peringatan, namun tidak dihiraukan sehingga melanjutkan tembakan dan mengenai lengan salah satu KST yang melarikan diri mengarah ke Kampung Kumbala Gupa, Distrik Sugapa, Kabaputen Intan Jaya,” kata Kolonel Czi GN. Suriastawa Kapen Kogabwilhan III

Sedangkan satu KST yang mengaku bernama Matianus Marsani tidak sempat melarikan diri karena posisinya terjepit antara mobil dan pagar sekolah, sehingga dapat diamankan.

“Martianus Marsani mengaku bagian KST wilayah Homeyo, kondisi saat ini dalam keadaan sehat dan diperlakukan dengan baik sebagai warga negara Idonesia yang punya hak sama di mata hukum,” ujarnya.

Saat ini, kata Kapen, KST semakin tidak terkonsentrasi, mengingat KST masing masing wilayah mempunyai kepentingan untuk kelompoknya sendiri, sehingga terjadi pertentangan diantara mereka sendiri, bahkan mengakibatkan korban jiwa diantara kelompok yang bertentangan.

“Akibat kepentingan pribadi ini, kelompok KST sehingga mereka bertindak brutal, kasar, melakukan pengerusakan bahkan pembunuhan terhadap masyarakat yang menghalangi kepentingannya,” ujar Kapen Kogabwilhan III dalam rilisnya yang diterima media ini.

Kondisi terkini KST ini yang menjadi salah satu alasan KST wilayah Homeyo nekat merencanakan menyerang terhadap aparat keamanan, guna mendapatkan bekal peralatan dan senjata untuk menjaga kelangsungan hidup kelompoknya.

Namun ironisnya dapat ditangkap oleh Satuan YPR 330 / TD memang sudah terlatih, dengan pengalamannya selama ini dan saat ini bertugas menjaga dan melindungi masyarakat Papua dari gangguan KST, menghadapi situasi ini, kedua KST tersebut terjebak dan terdesak dalam situasi yang tidak menguntungkan.

Barang bukti yang diamankan berupa, 1 buah Tas Hitam, 1 buah Tas Noken, 1 buah sabun Mandi GIV, 1 Stel Baju Hitam, Uang tunai sejumlah Rp. 250.000, 1 bungkus Gula Pasir, 3 bungkus rokok Anggur Kupu, 3 bungkus Kopi Kapal A, 1 buah Korek Api, 1 buah Topi warna biru, 1 Stel Kaos Kaki loreng, 1 buah Kaos Merah, 1 buah kaca cermin, 2 buah sisir rambut, 1 bungkus Jimat, 1 bungkus Pinang dan 1 buah Bendera Bintang Kejora.

“Saya mengajak semua KST hentikan pertikaian, ayo bangkit membangun Papua dengan Kasih seperti yang Tuhan berikan kepada kita, kita wujudkan masyarakat Papua sejahtera, maju dan modern,” pungkas Kapen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *